MENGARANG DENGAN ILHAM

Melihat, mengalami, merasakan dan membaca.
Menjadi SASTRAWAN
Tampilkan postingan dengan label CATATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CATATAN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Oktober 2012

Wahai Cobaan; Lembutlah Pada Seorang yang Bersedih


Engkau akan merasakan kelelahan, keksedihan, penderitaan, kegagalan dalam mencapai keinginanmu. Memang begitulah seharusnya. Orang-orang hebat tersebut diuji, diberi cobaan. Di sanalah engkau akan mengerti apa artinya perjuangan hidup.
Engkau akan diberikan orang-orang yang akan menjelekan nama baikmu, menggolongkanmu ke bawah, mencemoohkan dirimu, membuat fitnah kepadamu dan lebih pedihnya lagi, bersikap terang-terangan membalikan wajah darimu.
Tetaplah tenang, engkau hanya butuh sedikit kesabaran untuk melewati orang-orang yang menghakimi dirimu, tidak memahami dirimu, berlaku sewenang-wenang padamu.
Tetaplah tabah, Allah melihatmu. Percayalah engkau bisa melewati orang-orang yang tidak sepantasnya padamu.
Engkau akan senantiasa diuji. Tetaplah pada tabiatmu, tetaplah seperti dirimu, tetaplah pada moralmu, bersikaplah tenang. Tetap pada tujuan hidupmu dan tujuan keberhasilanmu.
Wahai hati yang baik, tetaplah sabar di jalanmu. Mereka hanya orang-orang yang tidak memahami arti sebenarnya kehidupan ini.
Jadilah manusia yang anggun, berwibawa, tetap berjalan di jalanmu. Bersabarlah, bersyukurlah. Percayalah engkau adalah orang hebat, berjiwa besar. Tetaplah pada bicaramu yang penuh santun. Walau bagaimanapun kegoncangan hidup menghantam jiwamu. Tetaplah kebesaran jiwamu.
Dan sekarang maafkanlah mereka. Mereka hanyalah sebagian orang yang diutus untuk menguji kehebatan dirimu.
Memang engkau akan lelah, jenuh. Tapai percayalah, kelelahanmu itu dibayar. Setiap peluh dan keletihanmu Allah menyaksikan, Allah memperhitungkan.
Cinta bersabarlah....
Kebahagian itu sebenarnya adalah milikmu sendiri. Menulislah disetiap jalan hidupmu. Engkau akan merasakan kebahagiaan. Resapilah makna hidup dalam-dalam. Engkau akan merasakan kebahagiaan. Percayalah kebahagiaan itu adalah milikmu. Milikmu seutuhnya.
Namun  jika engkau tidak memiliki kebahagiaan itu. Belajarlah untuk bersyukur. Ada kebahagian itu. Ada kebahagiaan itu, sebenarnya ada di hatimu, lebih dekat di hatimu.
Cinta bersabarlah....
Jika engkau bersabar, ia akan semakin kamu rasakan, nafasmu berjalan tenang, dadamu memnjadi lapang, terlebih jika engkau menyatukannya dengan kesyukuranmu pada Tuhan.
Allah Maha Rahman....
                        Dia selalu menemanimu....
Yakinlah, sedikit kesabaran dan kesyukuran tanamkanlah di hatimu. Cinta.
Bentenglah dirimu dengan al-qur’an. Nikmatilah maknanya. Niscaya kedamaian, ketentraman itu bersama hatimu.
Untuk apa engkau bersedih!
Engkau adalah orang terpilih
Engkau adalah orang baik
Engkau adalah penebar semangat....

Untuk apa engkau bersedih!
Ada Allah selalu menemani kesusahanmu
Ada orang-orang terdekat yang tiada habis cintanya untukmu
Ada sejuta doa untukmu, malaikat mengadahkan tangannya untukmu....

Doamu adalah obat segala kegundahanmu.
Yakinlah dan tetaplah di  jalanmu
Jangan sedih lagi Cinta....

Selasa, 16 Oktober 2012

Saat Hidup Mulai Memahami


Ketika kita memiliki sebuah keinginan. Tak pernah kita berhenti mencapainya, meraihnya,  mendaki, menembusnya bahkan menerjang. Kita pernah menemukan kegagalan. Kita pernah menemukan tantangan. Kita pernah merasakan kesedihan, penderitaan, kegalauan, kevakuman, tidak berjalan dan berhenti, bahkan tidak bergerak sama sekali.
Di saat itulah kita sadar bahwa hidup ini sebenarnya adalah memahami dan berjuang. Kita hendaknya paham semuanya tiada yang abadi. Tiada keabadian di dunia. Segala penderitaan, kebahagiaan, kekosongan, kesedihan tidak selamanya kita berada pada satu titik. Pasti ada perubahan dan mencapai perubahan itu kita harus berjuang. Perjuangan itu pun harus didasari nilai yang ikhlas dan bermoral.

Rabu, 10 Oktober 2012

CERITA SEBUAH PENSIL


Adakalanya kita pada suatu saat merasakan kepedihan, penderitaan, kebahagiaan, ketenangan, kedamaian, keterasingan dan kelukaan. Semua itu akan kita rasakan dan kita alami dan semua itu relatif.
 Kita bisa belajar dari alam tentang hidup ini, karena alam sifatnya mengajarkan tentang kehidupan. Ketika saya membaca sebuah buku “Cerita Sebuah Pensil” di dalamnya tertulis berbagai kisah kehidupan yang mengajarkan kepada kita arti dari masalah dan kehidupan itu sendiri. Ingin berbagi kepada kita semua bagaimanakah pensil mengajarkan kita, membuat kita selalu tenang dalam menjalani hidup kalau kita memegang prinsip-prinsip itu. Sebuah pensil bercerita pada kita bahwa ia memiliki lima kualitas. Apa sajakah lima kualitas itu?
Kualitas pertama, pensil mengingatkan kita kalau kita bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil yang ketika menulis, kita jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kita dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan. Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendak-Nya.
Kualitas kedua, dalam proses menulis, kadang beberapa kali kita harus berhenti dan menggunakann rautan untuk menajamkan pensil. Rautan ini pasti membuat pensil menderita. Tetapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kita makhluk sempurna ciptaan Allah. Dalam hidup ini, kita harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena itulah yang akan membuat kita menjadi orang yang lebih baik.
Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu, memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita tetap berada pada jalan yang benar.
Kuallitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam diri kita.
Kualitas kelima, sebuah pensil selalu meninggalkan tanda atau goresan, seperti itu juga kita! Kita harus sadar kalau apa pun yang kita perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan.
Semoga bermanfaat.